JAMBI.PILARDAERAH.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Jambi menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) dalam rangka Operasi Antik 2026, Jumat (24/7/2026) malam.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Jambi.
Razia dipimpin langsung Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, didampingi Kabag Ops Polresta Jambi Kompol Yumika Putra dan Kasat Resnarkoba AKP Tito Al Hafezt. Operasi dimulai sekitar pukul 23.00 WIB dengan menyasar lima lokasi hiburan malam di Kota Jambi.
Adapun lokasi yang diperiksa meliputi Grand House di Jalan Kapten Pattimura, Karaoke Adinda dan Karaoke Bunda di Jalan DI Panjaitan, Luna di Jalan Prof. DR. Moh. Yamin, serta Dinasti di Lorong Idola.
Kasat Resnarkoba Polresta Jambi AKP Tito Al Hafezt mengatakan razia tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan tempat hiburan malam tidak menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Dalam kegiatan Operasi Antik 2026 ini, kami melaksanakan razia di beberapa tempat hiburan malam sebagai langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan narkotika dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif,” ujar Tito.
Dari lima lokasi yang didatangi, tiga tempat hiburan malam yakni Grand House, Karaoke Adinda, dan Karaoke Bunda belum memiliki pengunjung saat petugas tiba sehingga tidak dilakukan pemeriksaan urine.
Sementara itu, di tempat hiburan malam Luna, petugas melakukan tes urine secara acak terhadap 14 pengunjung. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruhnya negatif dari penyalahgunaan narkotika.
Pemeriksaan kemudian dilanjutkan di tempat hiburan malam Dinasti dengan dua pengunjung yang turut menjalani tes urine. Hasilnya juga dinyatakan negatif.
Secara keseluruhan, sebanyak 16 orang menjalani pemeriksaan urine secara acak selama razia berlangsung dan seluruhnya dinyatakan negatif narkotika. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa tidak ditemukan penyalahgunaan narkotika pada pengunjung yang diperiksa dalam operasi tersebut.
AKP Tito menegaskan Operasi Antik 2026 akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polresta Jambi dalam menekan peredaran gelap narkotika serta menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kami akan terus hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tutup Tito.












