JAMBI.PILARDAERAH.COM — Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi kembali menggelar SIGINJAI Fest 2026 sebagai upaya mendorong pengembangan UMKM dan pelaku ekonomi syariah di daerah. Kegiatan ini berlangsung di Atrium Mall Jambi Town Square (Jamtos) mulai 29 April hingga 3 Mei 2026.
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, menegaskan bahwa ajang tahunan tersebut menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam menggerakkan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Jambi.
“Rangkaian kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar Bank Indonesia untuk berperan sebagai hamzah washal, yang kami maknai sebagai perantara atau penyambung, sekaligus fasilitator dalam kolaborasi dengan lembaga vertikal, otoritas, OPD, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, komunitas hingga pondok pesantren,” ujar Tedy, Rabu (29/4/2026).
Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, SIGINJAI Fest 2026 diikuti oleh 77 UMKM dan pelaku usaha syariah. Peserta terdiri dari 26 sektor makanan dan minuman, 27 pelaku wastra, serta 16 pelaku usaha komoditas kopi unggulan Jambi.
Selain pameran produk, BI Jambi juga menghadirkan industri jasa keuangan (IJK) melalui sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berbagai lembaga lainnya guna memperkuat ekosistem keuangan syariah.
Selama lima hari pelaksanaan, kegiatan ini diramaikan dengan berbagai agenda edukatif seperti talk show menghadirkan pakar industri, tokoh muda inspiratif, hingga diskusi tematik terkait penguatan ekosistem generasi muda muslim dan strategi pengembangan fesyen muslim. Selain itu, digelar pula bedah buku untuk meningkatkan kapasitas UMKM dan pelaku usaha syariah.
BI Jambi juga melakukan pendampingan dan fasilitasi kepada pelaku usaha makanan dan minuman bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Upaya lain yang dilakukan yakni inisiasi pembentukan zona kuliner halal, aman, dan sehat di klaster pendidikan yang disebut sebagai yang pertama di Indonesia, bekerja sama dengan Yayasan Al-Falah.
Tak hanya itu, peningkatan kompetensi juru sembelih halal di Provinsi Jambi juga menjadi bagian dari program penguatan ekosistem halal yang digagas dalam ajang ini.
“Perkembangan perekonomian Jambi membutuhkan sinergi berbagai pihak. Karena itu, Bank Indonesia akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen ekosistem untuk mendorong ekonomi keuangan syariah semakin dekat dengan masyarakat,” kata Tedy.
Ia berharap SIGINJAI Fest 2026 dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus energi positif dalam mewujudkan Jambi yang berdaya saing dan berkelanjutan.
“Semoga kegiatan ini memberi inspirasi dan menjadi energi positif bagi kita untuk terus bergerak mewujudkan Jambi MANTAP, berdaya, dan berkelanjutan,” pungkasnya.












