Maling Kabel PLN Kian Meresahkan, Warga Muaro Jambi Minta Polisi Bertindak Tegas

MUAROJAMBI.PILARDAERAH.COM
Aksi pencurian kabel milik PT PLN kembali terjadi di Kabupaten Muaro Jambi. Kali ini, kabel jaringan listrik berukuran 4×70 dengan panjang sekitar 50 meter dilaporkan dicuri di Desa Mudung Darat, Kecamatan Maro Sebo, Senin (15/6/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut menyebabkan aliran listrik ke puluhan rumah warga terputus dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku yang dinilai telah berulang kali melakukan pencurian kabel listrik di wilayah Muaro Jambi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kabel yang sebelumnya terpasang di atas tiang listrik terlihat jatuh ke tanah dalam kondisi terpotong rapi. Akibatnya, pasokan listrik ke sejumlah rumah warga langsung padam.

Salah seorang warga Desa Mudung Darat, Mek Pawil, mengaku sempat mendengar suara benda jatuh sekitar pukul 03.00 WIB. Karena curiga, ia keluar rumah menggunakan senter untuk memeriksa sumber suara tersebut.

“Saya kira pohon sawit di samping rumah yang jatuh atau dicuri orang, karena sebelumnya pernah terjadi pencurian. Ternyata kabel PLN yang besar sudah jatuh melintang di jalan,” ujarnya.

Tak lama kemudian, ia melihat beberapa orang berada di sekitar tiang listrik.
“Saat saya senter ke arah tiang, ada tiga orang di tengah jalan. Begitu tahu ada warga yang melihat, mereka langsung kabur,” katanya.

Sementara itu, petugas PLN yang turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan, Supriadi, menyayangkan maraknya pencurian kabel listrik yang terjadi di wilayah Muaro Jambi.

Menurutnya, aksi pencurian tersebut tidak hanya merugikan PLN, tetapi juga mengganggu pelayanan listrik kepada masyarakat.

“Kabel PLN sering sekali dicuri di Muaro Jambi. Kali ini terjadi di Desa Mudung Darat, Kecamatan Maro Sebo. Kami berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku,” tegas Supriadi.

Ia menjelaskan, kabel yang hilang diperkirakan sepanjang 50 meter. Beruntung aksi pelaku sempat diketahui warga sehingga komplotan tersebut melarikan diri sebelum membawa seluruh kabel yang menjadi sasaran.

“Selama ini kami sering menerima laporan dari masyarakat terkait kabel putus. Setelah diperiksa, ternyata banyak yang merupakan akibat pencurian. Kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi, khususnya di wilayah Muaro Jambi,” ungkapnya.

Warga berharap aparat penegak hukum meningkatkan pengawasan dan patroli di kawasan yang rawan pencurian kabel listrik. Selain menyebabkan kerugian material, aksi tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan mengganggu aktivitas sehari-hari akibat pemadaman listrik.