JAMBI.PILARDAERAH.COM — Komitmen membangun generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan memiliki kepedulian sosial menjadi pesan utama dalam Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang dipimpin Komandan Korem 042/Gapu, Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., di Lapangan Upacara Makorem 042/Gapu, Rabu (28/10/2026).
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.” Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian generasi muda dalam menghadapi tantangan bangsa di era modern.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 042/Gapu membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang menekankan pentingnya membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan, tetapi juga memiliki karakter kuat, semangat juang, dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa *Patriotik* berarti mencintai Indonesia bukan hanya melalui kata-kata, melainkan melalui pengabdian dan tindakan nyata bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, *Gigih* berarti tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh saat menghadapi kegagalan, serta tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa.
Adapun *Berempati* berarti tidak hanya memikirkan keberhasilan diri sendiri, tetapi juga mampu merasakan kesulitan orang lain dan tidak berpaling ketika rakyat membutuhkan pertolongan.
Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting bagi generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan nasional, menjaga persatuan, serta menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
Semangat Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 harus terus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Perbedaan suku, agama, ras, dan golongan hendaknya menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia yang maju, berdaulat, dan bermartabat.
Bagi prajurit TNI, semangat patriotisme, kegigihan, dan empati juga merupakan nilai penting dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut turut dihadiri para Kepala Seksi Korem 042/Gapu, Dandim Jambi, Danyonif 142/KJ, para Komandan dan Kepala Badan Pelaksana (Dan/Kabalak) serta badan pelaksana aju, berikut prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Korem 042/Gapu.
Melalui peringatan ini, diharapkan semangat Sumpah Pemuda tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui tindakan nyata, semangat pantang menyerah, dan kepedulian terhadap sesama.
Patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam tindakan—itulah semangat pemuda yang dibutuhkan untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih kuat dan bermartabat.












