Sahabat Alam Jambi Sesalkan Kericuhan Demo Karhutla: Penanganan Lintas Wewenang, Hindari Hoaks

JAMBI.PILARDAERAH.COM – Jefri B Pardede Ketua Sahabat Alam Jambi menyesalkan aksi demonstrasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berakhir ricuh.

Pihaknya mengingatkan semua pihak bahwa penanggulangan karhutla merupakan tanggung jawab lintas kewenangan, sehingga aksi saling menuding dan menyalahkan harus dihindari. Masyarakat, termasuk mahasiswa, juga diimbau untuk lebih selektif dalam menyerap informasi agar tidak terpapar hoaks dan disinformasi.

Menurut Sahabat Alam Jambi, penjelasan Gubernur Jambi, Al Haris, sebenarnya sudah sangat jelas mengenai kondisi riil di lapangan. Berdasarkan data teknis, kabut asap pekat yang masuk ke wilayah Provinsi Jambi saat ini sangat dipengaruhi oleh faktor arah angin yang membawa asap dari wilayah luar.

Butuh Dukungan Semua Pihak

Kericuhan dalam aksi unjuk rasa dinilai terjadi karena sebagian mahasiswa dan peserta aksi belum mendapatkan informasi secara utuh. Mereka belum melihat bagaimana upaya maksimal serta kerja keras yang telah dilakukan oleh Gubernur Al Haris beserta seluruh jajaran Satgas Karhutla dalam menanggulangi titik api.

Penanganan krisis lingkungan seperti karhutla tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Saat ini, yang dibutuhkan adalah dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, bukan tindakan saling menyalahkan yang justru memperkeruh situasi.