JAMBI.PILARDAERAH.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak polusi udara dan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Jambi.
Imbauan tersebut disampaikan MUI Provinsi Jambi melalui ajakan kepada masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan. Kondisi kualitas udara yang buruk dinilai dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Ketua Umum MUI Provinsi Jambi, Dr. KH. Muhammad Umar Yusuf, MHI, bersama Sekretaris Umum MUI Provinsi Jambi, Prof. Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd, mengajak masyarakat menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi udara yang tercemar asap.
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara berada dalam kondisi buruk. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi paparan polutan yang dapat masuk ke saluran pernapasan.
MUI Jambi juga mengingatkan masyarakat agar memperbanyak minum air putih serta menjaga pola konsumsi makanan bergizi untuk membantu menjaga kondisi tubuh tetap prima.
“Jaga kebersihan diri dan cuci tangan secara rutin,” menjadi salah satu pesan yang turut disampaikan dalam imbauan tersebut. Masyarakat juga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan.
MUI Provinsi Jambi mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan agar tetap sehat serta terhindar dari dampak buruk polusi udara maupun kabut asap.
Imbauan ini menjadi penting seiring kondisi kabut asap yang masih dirasakan masyarakat Jambi dalam beberapa hari terakhir. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat diharapkan dapat membantu meminimalkan risiko kesehatan akibat buruknya kualitas udara.
“Menjaga kesehatan adalah bagian dari iman,” demikian pesan MUI Provinsi Jambi kepada masyarakat.







