MUAROJAMBI.PILARDAERAH.COM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi terus memperkuat program ketahanan pangan melalui kebun Sinergi “Im-Man” (Imigrasi Menanam).
Program yang berada di Kompleks Perkantoran Bukit Cinto Kenang, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, itu kini mulai menunjukkan hasil dengan panen buah melon mencapai sekitar 6 ton.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi, Petrus Teguh Aprianto, turun langsung melakukan panen melon di lahan tersebut, Kamis (13/8/2026).
Petrus mengatakan, program ketahanan pangan tersebut merupakan bagian dari program yang dicanangkan pimpinan Direktorat Jenderal Imigrasi di tingkat pusat.
Sejak mulai ditanam pada April 2026, tanaman melon di lahan seluas sekitar 3.000 meter persegi tersebut telah menghasilkan panen yang cukup signifikan.
“Sejak ditanam pada April lalu, sudah panen sebanyak 6 ton buah melon di luas lahan sekitar 3.000 meter persegi,” ujar Petrus.
Menurutnya, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan yang dikembangkan jajaran Imigrasi tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini berhasil panen dan membawa manfaat bagi kita. Kami berharap program ini bisa terus berkesinambungan,” katanya.
Petrus menjelaskan, hasil panen melon tersebut akan dibagi untuk kepentingan sosial sekaligus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat.
Sekitar 15 persen hasil panen akan disumbangkan kepada masyarakat sekitar, sedangkan 85 persen lainnya akan dikelola melalui koperasi dan kelompok tani yang menjadi mitra Kanwil Ditjen Imigrasi Jambi.
“15 persen akan kita sumbangkan ke masyarakat sekitar, 85 persen akan kami kelola melalui koperasi dan kelompok tani yang ada sebagai mitra kami,” jelasnya.
Tak hanya untuk masyarakat sekitar, hasil panen juga direncanakan dikirim ke sejumlah kantor Imigrasi lainnya. Buah melon tersebut nantinya dapat diberikan secara gratis kepada masyarakat yang datang mengurus paspor.
“Selain itu, hasil panen ini akan kami kirim ke kantor Imigrasi lainnya agar bisa diberikan secara gratis bagi setiap pemohon paspor,” ungkap Petrus.
Ia menambahkan, program Im-Man diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga cakupan manfaatnya semakin luas. Pihaknya juga mendapat target dari Direktur Jenderal Imigrasi agar program tersebut diperluas dengan mengedepankan asas manfaat.
“Kami ada target dari Dirjen Imigrasi agar diperluas asas manfaat. Mohon dukungannya,” tuturnya.
Program Im-Man menjadi salah satu upaya jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi Jambi dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membangun kolaborasi dengan masyarakat, koperasi dan kelompok tani.
Ke depan, program tersebut diharapkan tidak berhenti pada komoditas melon, namun dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas.










