MUAROJAMBI.PILARDAERAH.COM — Masyarakat Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi tampak secara antusias memadati halaman lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatul Ummah di Desa setempat.
Bukan tanpa alasan, kedatangan mereka dalam rangka menyampaikan aspirasi serta berdialog langsung dengan salah seorang putra Jambi yang menjadi perwakilan mereka di Senayan, yakni anggota DPR RI Fraksi PKB, Elpisina yang saat ini duduk di Komisi XII.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi Elpisina untuk mendengarkan langsung keluh kesah dari masyarakat tingkatan terbawah serta menjadi sarana bagi warga yang hadir, menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi selama ini, tak terkecuali bagi pihak ponpes.
Dalam agenda tersebut, masyarakat setempat menyampaikan harapan agar salah satu program pemerintah pusat, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat sampai ke Desa mereka.
Pihak ponpes juga menyampaikan bahwa program ini sangat dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang para santri, mengingat sebagian besar santri tinggal menetap di lingkungan pesantren.
“Kami juga ingin menanyakan mengenai MBG pak yang belum masuk kesini,” ujar salah seorang peserta yang hadir.
Merespon hal ini, Elpisina menyampaikan bahwa program MBG merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat, yang harus dirasakan manfaatnya secara merata, termasuk oleh pesantren.
Politikus Batang Hari tersebut juga menegaskan, akan mendorong agar Ponpes Tarbiyatul Ummah dapat menjadi bagian dari penerima manfaat program tersebut.
“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat penting, terutama bagi para santri. Kita ingin memastikan generasi muda kita tumbuh sehat dan memiliki kualitas yang baik,” ujarnya.
Selain itu, kondisi infrastruktur jalan juga menjadi sorotan serius. Warga yang hadir mengeluhkan kondisi jalan desa yang merupakan kewenangan kabupaten, saat ini dalam keadaan rusak sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat khususnya di Desa Ladang Panjang dan Desa Kebon IX, termasuk akses menuju pondok pesantren.
Masyarakat berharap adanya perhatian dan percepatan pembangunan jalan agar mobilitas warga menjadi lebih lancar dan aman. Aspirasi ini pun menjadi catatan penting dalam pertemuan ini agar segera ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.
“Mengenai infrastruktur jalan ini yang mana adalah kewenangan Pemerintah Kabupaten, sesuai hirarkinya akan coba saya sampaikan kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten khususnya Fraksi PKB,” tutur Elpisina.
Tak berhenti disitu, persoalan kelistrikan juga turut menjadi perhatian masyarakat. Warga mengeluhkan kondisi tegangan listrik yang sering mengalami penurunan (drop) sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Disini pak tegangan listrik kurang, akibatnyo listrik disini sering drop,” kata warga setempat.
Menanggapi hal ini, Elpisina menyatakan komitmennya untuk membantu mengkomunikasikan permasalahan ini kepada pihak PLN agar dilakukan peningkatan voltase listrik di wilayah tersebut.
“Nanti kita akan komunikasikan dengan PLN agar ada peningkatan kualitas layanan listrik, khususnya terkait voltase yang sering turun. Ini penting karena listrik menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Tak kalah penting, persoalan jaringan telekomunikasi juga disampaikan warga. Minimnya kualitas sinyal di Desa Ladang Panjang menyebabkan kesulitan dalam berkomunikasi, mengakses informasi, hingga mendukung kegiatan belajar mengajar berbasis digital.
Tanpa ragu, Ketua DPW PKB Provinsi Jambi itupun menyatakan, akan segera mendorong peningkatan infrastruktur telekomunikasi melalui koordinasi dengan pihak terkait, agar masyarakat desa tidak lagi mengalami keterbatasan akses jaringan.
“Kita akan dorong agar ada peningkatan jaringan telekomunikasi di wilayah ini. Di era digital saat ini, akses komunikasi yang baik adalah kebutuhan dasar,” pungkasnya.
Kegiatan reses ini diharapkan mampu menjadi sarana efektif dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah, serta mempercepat realisasi pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa.






