JAMBI.PILARDAERAH.COM — Di zaman modern yang serba cepat, konsistensi dalam berbagi menjadi barang mewah yang kian berharga. Hal inilah yang terus dibuktikan oleh pasangan Ade Erlanda dan Nur Apriyanti. Keduanya terus menunjukkan dedikasi sosial mereka dengan melanjutkan tradisi mulia menyantuni anak yatim dan kaum duafa di bulan yang penuh berkah.
Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk nyata dari komitmen mereka untuk menebar manfaat bagi sesama.
Bagi Ade Erlanda dan Nur Apriyanti, berbagi bukan tentang seberapa besar nominal yang dikeluarkan, melainkan tentang keistiqomahan atau konsistensi dalam menjaga kepedulian.
“Kami percaya bahwa dalam setiap rezeki yang kami terima, ada hak orang lain di dalamnya. Konsistensi ini adalah upaya kami untuk menjaga amanah tersebut,” ujar Ade Erlanda pada penyerahan santunan hari ke delapan, Rabu, (4/3/2026), di kediaman mereka.
Tradisi mulia ini mendapat apresiasi luas karena dianggap mampu memberikan dampak psikologis dan ekonomi yang positif bagi para penerima manfaat. Beberapa poin utama dari gerakan ini diantaranya membantu meringankan beban harian keluarga kurang mampu. Memberikan harapan bagi anak-anak yatim untuk tetap menatap masa depan.
Dan yang paling bernilai yakni kehadiran langsung pasangan ini memberikan rasa dipedulikan bagi komunitas marjinal.
Aksi Ade dan Nur kini menjadi buah bibir yang diharapkan mampu memicu efek domino kebaikan. Di era media sosial, konsistensi mereka menjadi pengingat bahwa kesuksesan sejati diukur dari seberapa banyak kita memberi, bukan seberapa banyak yang kita kumpulkan.
Melalui langkah kecil yang dilakukan secara terus-menerus, mereka membuktikan bahwa tradisi kebaikan tidak boleh terputus oleh zaman.








