MUAROJAMBI.PILARDAERAH.COM — Ratusan warga Desa Penyengat Olak, Jambi Luar Kota, Kabupaten Muarojambi, Jambi sudah sepekan ini krisis air bersih.
Pasalnya, pipa utama transmisi PDAM Tirta Mayang yang ada di kawasan Kelurahan Pasirpanjang, Danau teluk, Kota Jambi mengalami kerusakan akibat bencana banjir yang terjadi di Jambi.
Akibatnya, ratusan warga baik ibu-ibu rumah tangga dan kepala rumah tangga berjejer antri setiap ada pengiriman suplai air bersih dari PDAM Tirta Mayang, Kota Jambi.
Mereka menggunakan galon, ember dan tempat air lainnya untuk menampung air bersih.
“Sekitar satu minggu ini kami kesulitan air bersih. Informasi yang didapat ada kebocoran atau pecah pipa PDAM. Mau diperbaiki masih banjir,” ungkap salah seorang warga, Ernawati, Sabtu (20/1/2024).
Diakuinya, selama sepekan ini kesusahan untuk minum, masak dan mandi. “Kami terpaksa mandi air lumpur, air banjir,” tuturnya.
Dirinya juga bersyukur adanya pembagian Aur bersih gratis dari pihak PDAM. “Alhamdulillah ada pemberian air bersih gratis, cuma sering dak cukup karena banyak orang yang memerlukan,” tutur Ernawati.
Sementara Asisten Humas PDAM Tirta Mayang, Kota Jambi, Rendi Aditya mengakui adanya kendala dalam pendistribusian air bersih.
“Karena itu, kami dari PDAM Tirta Mayang Kota Jambi memberikan air bersih gratis kepada warga di Olak Kemang di 18 RT ini,” imbuhnya.
Dia menambahkan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak perangkat desa, baik kepala desa dan RT setempat.
“Untuk melansir air bersih ke pelanggan kita yang membutuhkan air bersih,” katanya.
Rendi juga mengatakan, bahwa pipa yang rusak saat ini belum bisa memungkinkan diperbaiki.
“Pipanya di dalam air yang banjir dan arus airnya sangat kuat. Jadi sementara ini menunggu perbaikan, kita beri air gratis,” tandasnya.







Komentar