JAMBI.PILARDAERAH.COM – Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam mengatasi permasalahan stunting di wilayah binaan, Babinsa Koramil 415-04/Muara Bulian Sertu Abd Rochim menghadiri rapat rembuk stunting yang dilakukan di aula satu atap Desa Olak Rambahan, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, Senin (24/06/2024).
Stunting merupakan masalah gizi buruk yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dan vitamin dalam jangka waktu yang lama, terutama pada ibu muda yang sedang mengandung. Kondisi ini terjadi ketika asupan makanan tidak memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan bayi selama berada di dalam kandungan.
Sertu Abd Rochim menjelaskan bahwa kegiatan rembuk stunting ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola makan seimbang dan asupan gizi yang cukup bagi anak-anak, terutama bagi ibu muda yang sedang mengandung.
“Dengan pola makan yang seimbang dan asupan gizi yang cukup, kita dapat mencegah stunting dan memastikan anak-anak tumbuh sehat dan kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa masalah stunting merupakan tanggung jawab bersama. “Semoga dengan adanya kegiatan rembuk stunting ini, warga masyarakat bisa lebih menjaga pola hidup sehat dan memberikan makanan bergizi bagi balita dan anak-anak,” harap Sertu Abd Rochim.
Acara rembuk stunting tersebut juga dihadiri oleh Camat Pemayung, Kades Olak Rambahan, Kepala Puskesmas, Ahli Gizi Puskesmas Selat, Koordinator PLKB Kecamatan Pemayung, Babinsa, Ketua BPD, para pendamping desa, kader posyandu, ibu-ibu PKK, ketua RT, serta masyarakat Desa Olak Rambahan.
Dengan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif dalam penurunan angka stunting di wilayah Desa Olak Rambahan. Edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat menjadi kunci dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.







Komentar