BULOG Jambi Perketat Pengawasan Bantuan Pangan, Jaga Transparansi dan Akuntabilitas

JAMBI.PILARDAERAH.COM – Perum BULOG Kantor Wilayah Jambi memperketat pengawasan penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat secara tepat, utuh, transparan, dan sesuai ketentuan.

Hingga 30 September 2026, realisasi penyaluran Bantuan Pangan Beras di Provinsi Jambi telah mencapai 98,9 persen. Program tersebut menyasar 367.698 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total pagu sekitar 11.030 ton beras.

Setiap PBP yang telah ditetapkan melalui mekanisme pemerintah, termasuk penerima pengganti, berhak mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan. Penyaluran dilakukan melalui titik-titik distribusi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil Jambi Wiwin Indratno mengatakan, pengawasan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya saat beras disalurkan, tetapi juga melalui monitoring, evaluasi, serta pendampingan terhadap petugas di lapangan.

Menurut Wiwin, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BULOG untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program bantuan pangan pemerintah.

“Kami terus melakukan monitoring dan pendampingan di lapangan agar bantuan yang telah ditetapkan dapat diterima oleh PBP secara tepat dan proses penyaluran selesai dengan baik. Setiap masukan dari masyarakat kami jadikan bagian dari penguatan pengawasan,” ujar Wiwin.

BULOG Kanwil Jambi juga memastikan setiap informasi maupun pengaduan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti. Salah satunya terkait informasi pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, BULOG segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan dan penelusuran langsung ke lokasi. BULOG juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta perangkat wilayah setempat untuk memperoleh informasi secara menyeluruh.

Wiwin menegaskan, apabila ditemukan informasi maupun kendala dalam pelaksanaan penyaluran, pihaknya akan segera melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar persoalan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan sesuai prosedur.

“Apabila terdapat informasi maupun kendala di lapangan, kami akan segera melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti secara cepat, terbuka, dan sesuai ketentuan,” katanya.

Ia menambahkan, prinsip utama yang dijaga BULOG adalah memastikan hak setiap PBP diterima secara penuh. Dengan demikian, manfaat program bantuan pangan pemerintah dapat benar-benar dirasakan masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima.

Selain mengawal penyaluran bantuan pangan, BULOG Kanwil Jambi juga terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan di Provinsi Jambi. Ketersediaan beras dipantau secara berkala melalui pengelolaan stok dan penyaluran yang terukur.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan juga terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi serta pasokan beras tetap tersedia di berbagai wilayah.

BULOG Kanwil Jambi memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Stok pangan di wilayah Jambi terus dijaga dalam kondisi mencukupi, sementara program pemerintah lainnya, termasuk Bantuan Pangan dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), tetap dijalankan melalui jaringan penyaluran yang telah ditetapkan.

Sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait terus diperkuat untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

Dengan realisasi penyaluran yang telah mencapai 98,9 persen, BULOG Kanwil Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, membuka ruang pengaduan masyarakat, serta menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan di wilayah Jambi.

BULOG memastikan setiap amanah pemerintah dalam program pangan akan dijalankan secara profesional, transparan, dan akuntabel demi memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Jambi.

PILAR NEWS