Gentala Arasi Fest 2026: BI Jambi Bidik Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Lewat Transformasi Digital

JAMBI.PILARDAERAH.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi terus mendorong percepatan transformasi ekonomi dan keuangan digital melalui Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi Jambi (Gentala Arasi) Fest 2026.

Mengusung tema “Gentala Arasi: Center of Excellence Jembatan Dua Peradaban”, kegiatan tersebut digelar pada 3-6 September 2026 di Museum Sriwijaya Dharmakirti, Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi.

Gentala Arasi Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang edukasi dan sosialisasi mengenai ekonomi serta keuangan digital, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk memperluas pemanfaatan teknologi digital di tengah masyarakat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan Gentala Arasi Fest 2026 dapat berlangsung dengan baik dan sukses.

Menurut Tedy, pesatnya perkembangan ekonomi dan keuangan digital membuka peluang yang semakin luas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Jambi.

“Perkembangan ekonomi dan keuangan digital membuka peluang yang luas untuk memicu perkembangan ekonomi, terutama bagi masyarakat di Provinsi Jambi,” ujar Tedy, Jumat (4/9/2026).

Ia menegaskan, digitalisasi bukan sekadar mendorong masyarakat menggunakan layanan transaksi secara elektronik. Lebih dari itu, pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu memperluas akses layanan, menciptakan nilai tambah, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Melalui Gentala Arasi Fest 2026, BI Jambi juga mendorong agar literasi dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi semakin kuat. Masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara aman, bijak dan produktif.

“Selain memperluas layanan digital, kita juga ingin membuka nilai tambah dan peluang ekonomi. Karena itu, literasi masyarakat menjadi bagian penting agar teknologi dapat dimanfaatkan secara aman dan produktif,” katanya.

Menurutnya, transformasi digital membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, pelaku UMKM, komunitas hingga masyarakat harus bergerak bersama agar perkembangan ekonomi digital tidak hanya meningkatkan jumlah transaksi, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.

Gentala Arasi Fest 2026 pun diharapkan menjadi wadah yang mampu mempertemukan berbagai unsur tersebut dalam membangun ekosistem digital yang semakin inklusif.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi dan sosialisasi, tetapi juga menjadi pengalaman dan ruang kolaborasi yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam transformasi digital,” jelas Tedy.

BI Jambi menilai keberhasilan transformasi digital tidak cukup hanya diukur dari semakin luasnya penggunaan transaksi digital. Indikator yang lebih penting adalah sejauh mana digitalisasi mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, meningkatkan produktivitas, membuka peluang usaha, serta memperkuat daya saing daerah.

Karena itu, penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Jambi perlu terus dilakukan secara berkelanjutan. Digitalisasi diharapkan dapat menjadi instrumen yang mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan sektor produktif.

Pada akhirnya, transformasi digital diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Jambi, khususnya dalam membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan daya saing pelaku usaha di tengah perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif.

“Mari kita jadikan Gentala Arasi Fest 2026 sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi dan menghadirkan transaksi digital yang semakin inklusif dan berdampak,” tegas Tedy.

Dengan penguatan kolaborasi dan literasi digital, ekonomi dan keuangan digital diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perubahan pola transaksi masyarakat, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jambi yang berkelanjutan.