JAMBI.PILARDAERAH.COM – PT Pertamina EP Jambi memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan mitra melalui forum SIMFONI MIGAS 2026 (Sinergi Mitra dalam Forum Kolaborasi dan Harmoni) sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan operasi sekaligus mendukung pencapaian target produksi migas nasional.
Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna Pertamina EP (PEP) Jambi, Kenali Asam, Rabu (22/7), ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan mitra kerja dalam mengelola berbagai risiko operasional, khususnya aspek sosial, lingkungan, keamanan, keselamatan kerja, serta hubungan dengan para pemangku kepentingan.
Forum tersebut diikuti lebih dari 90 peserta yang mewakili sekitar 40 perusahaan mitra dari berbagai bidang pekerjaan strategis, seperti kegiatan pengeboran (drilling), well intervention, proyek konstruksi, hingga mobilisasi dan demobilisasi yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi yang merupakan Sub Holding Upstream Regional Sumatra Zona 1.
Melalui SIMFONI MIGAS 2026, PEP Jambi mengajak seluruh mitra kerja untuk meningkatkan kolaborasi dari sekadar hubungan kontraktual menjadi kemitraan strategis yang memiliki komitmen dan tanggung jawab bersama dalam memastikan operasi migas berjalan aman, andal, patuh, dan berkelanjutan.
Field Manager PEP Jambi, Kurniawan Triyo Widodo, mengatakan tantangan industri hulu migas saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis operasi dan produksi, tetapi juga kemampuan seluruh pemangku kepentingan dalam mengelola berbagai faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi kelancaran operasional.
“Hubungan Pertamina dengan mitra kerja bukan lagi sekadar hubungan penyedia barang dan jasa, melainkan kemitraan strategis. Seluruh mitra kerja memiliki peran yang sama pentingnya dalam menjaga keberlangsungan operasi sekaligus mendukung pencapaian target produksi perusahaan,” ujarnya.
Sementara itu, Head of Relations Sub Holding Upstream Regionals Sumatra Zona 1, Budi Ariyanto, menjelaskan bahwa SIMFONI MIGAS merupakan forum komunikasi yang secara rutin diselenggarakan sebagai sarana monitoring, evaluasi, dan penyamaan persepsi, serta penguatan sinergi antara Perusahaan dan mitra kerja dalam mengelola berbagai isu nonteknis di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan operasi migas tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak dalam mengelola isu sosial, hubungan dengan stakeholder, keamanan, serta penerapan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) secara konsisten.
“Kami ingin memastikan Pertamina dan seluruh mitra memiliki pemahaman yang sama bahwa keberhasilan operasi bukan hanya tanggung jawab operator, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, berbagai potensi gangguan operasi dapat diminimalkan sehingga target produksi dapat dicapai secara aman dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa secara umum implementasi komitmen para mitra terhadap pengelolaan aspek sosial, stakeholder, keamanan, dan HSSE telah menunjukkan capaian yang baik. Namun demikian, kondisi operasional yang dinamis menuntut adanya monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan agar setiap potensi risiko dapat diidentifikasi dan dimitigasi sejak dini.
Oleh karena itu, PEP Jambi terus memperkuat sistem monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan komitmen mitra kerja, mulai dari pemenuhan kewajiban dalam kontrak, implementasi HSSE Plan, hingga pengelolaan isu sosial, stakeholder, dan keamanan di wilayah operasi.
“Sebagian besar komitmen telah dijalankan dengan baik, bahkan tingkat implementasinya cukup tinggi. Namun kami ingin memastikan pelaksanaannya benar-benar efektif di lapangan. Karena itu, diperlukan monitoring dan evaluasi yang lebih sistematis dan berkelanjutan agar potensi gangguan operasi di lapangan dapat diantisipasi sejak dini,” tambahnya.
Melalui SIMFONI MIGAS 2026, PEP Jambi berharap terbangun budaya kolaborasi yang semakin kuat antara perusahaan dan seluruh mitra kerja. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya operasi migas yang aman, andal, selamat, serta berkelanjutan, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian target produksi nasional dan penguatan ketahanan energi Indonesia.
*Tentang Pertamina EP (PEP) Jambi*
PT Pertamina EP (PEP) Jambi Field merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Jambi. Kegiatan operasional PEP Jambi berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel). Area operasional PEP Jambi tersebar di tiga kabupaten/kota yang mencakup delapan kecamatan dan 26 desa. (*)
===
Narahubung:
Renita Yulia Kuswindriati
Officer Media Relation
PT Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Sumatera Zona 1
+62821-2039-1987






