JAMBI.PILARDAERAH.COM – PT Angkasa Pura memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi akan terjadi pada H-2 Idul Fitri atau 18 Maret 2026, dengan jumlah penumpang yang dilayani mencapai sekitar 5.000 orang dalam sehari.
General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengatakan secara keseluruhan arus mudik tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan sekitar tiga persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
“Jambi kemungkinan ada kenaikan sekitar tiga persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Ardon Marbun, Jumat (13/3/2026).
Meski mengalami peningkatan, jumlah penumpang pada musim mudik tahun ini diperkirakan masih berada di bawah capaian puncak pada tahun 2019.
“Kalau dibandingkan tahun lalu masih di angka 96 persen, jadi masih di bawah puncak pada tahun 2019,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada periode puncak mudik nanti Bandara Sultan Thaha diperkirakan akan melayani sekitar 5.000 penumpang dengan 31 penerbangan (flight) yang dijadwalkan beroperasi.
“Saat ini rencananya ada sekitar 31 flight. Namun kami belum bisa memastikan apakah akan ada penambahan penerbangan secara mendadak,” katanya.
Selain itu, pihak bandara juga membuka peluang adanya penerbangan tambahan (extra flight) untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Hingga saat ini tercatat sekitar 82 extra flight yang diproyeksikan akan beroperasi, namun jumlah tersebut masih dapat berubah sewaktu-waktu sesuai permintaan masyarakat.
Pihak Bandara Sultan Thaha berharap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran.
“Kami berharap masyarakat yang menggunakan jasa Bandara Sultan Thaha Jambi merasa aman dan nyaman, seperti berada di rumah sendiri,” kata Ardon.









