BATANGHARI.PILARDAERAH.COM — Kegiatan pasar murah dan pengobatan gratis menjadi magnet tersendiri dalam rangkaian penutupan TMMD ke 127 Kodim 0415/Jambi yang digelar di lapangan sepak bola Desa Petajen, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Rabu (11/03/2026).
Ratusan warga tampak berbondong-bondong memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan.
Pasar murah yang digelar pada momen penutupan TMMD tersebut langsung diserbu warga sejak dibuka. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau sehingga sangat membantu masyarakat, terlebih menjelang perayaan Idul Fitri yang semakin dekat.
Bagi masyarakat Desa Petajen dan sekitarnya, pasar murah ini menjadi berkah tersendiri dari pelaksanaan program TMMD. Sejumlah bahan Sembako seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, telur ayam dan kebutuhan pokok lainnya menjadi incaran warga yang ingin mempersiapkan kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya.
Selain pasar murah, layanan pengobatan gratis juga menjadi daya tarik yang tak kalah diminati. Warga dari berbagai kalangan datang untuk memeriksakan kesehatan, mulai dari anak-anak hingga para lansia yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan pelayanan medis secara cuma-cuma.
Suasana penuh kehangatan terlihat ketika para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD dengan sigap membantu masyarakat. Bahkan beberapa Personel terlihat membantu warga membawakan belanjaan Sembako yang mereka beli hingga menuju kendaraan.
Aksi spontan para Prajurit tersebut semakin menambah rasa haru dan kebanggaan masyarakat. Kedekatan antara TNI dan warga yang terjalin selama pelaksanaan TMMD seakan terasa semakin kuat dalam momen kebersamaan tersebut.
“Bagi masyarakat, kehadiran TMMD bukan hanya membawa pembangunan infrastruktur di desa mereka, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang secara langsung memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari,” ungkap Endang, salah seorang warga Desa Petajen.
Penutupan TMMD ke 127 Kodim 0415/Jambi pun akhirnya tidak hanya menjadi seremoni berakhirnya program pembangunan, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan yang penuh manfaat dan kenangan bagi masyarakat Desa Petajen dan sekitarnya.






