JAMBI.PILARDAERAH.COM – Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi memastikan stok minyak goreng rakyat merek Minyakita dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri.
Manager Keuangan dan Administrasi Bulog Kanwil Jambi, Matius Prananta Sitepu, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kelangkaan Minyakita di wilayah Jambi. Stok yang tersedia di gudang Bulog tercatat mencapai 908.738 liter.
“Hingga saat ini Minyakita tidak langka, stok kita tebal. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Matius.
Ia menjelaskan, Bulog menjamin ketersediaan minyak goreng maupun bahan pokok lainnya, termasuk beras, agar tetap tersedia di pasaran dengan harga yang terjangkau.
Menurutnya, distribusi Minyakita telah dilakukan secara merata ke seluruh jaringan pengecer, baik Rumah Pangan Kita (RPK) maupun mitra pedagang di pasar melalui program SP2H (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).
“Kami sudah mendistribusikan minyak goreng ke semua pengecer, baik RPK maupun mitra pedagang di pasar SP2H,” jelasnya.
Terkait harga, Bulog bersama pihak terkait terus melakukan pengawasan agar penjualan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), yakni tidak lebih dari Rp15.700 per liter.
“Warga juga kami harapkan ikut mengawasi saat melakukan pembelian. Jika ditemukan harga di atas Rp15.700 per liter, akan kami tindak lanjuti ke pedagang tersebut,” tegas Matius.
Ia menambahkan, pasokan Minyakita terus berjalan secara rutin setiap minggu dari pabrik di Jambi, sehingga kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri dipastikan cukup.
Dengan stok yang memadai dan distribusi yang lancar, Bulog Jambi optimistis stabilitas pasokan dan harga minyak goreng tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.










