JAMBI.PILARDAERAH.COM — Arus penumpang di Bandara Sultan Thaha Jambi selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) tercatat mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski kenaikannya tidak terlalu besar di awal masa liburan, tren pertumbuhan terus terlihat hingga awal Januari.
Eksekutif General Manager (EGM) Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengatakan bahwa pada awal periode Nataru kenaikan jumlah penumpang masih berada di kisaran 1,5 persen. Namun seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, angka tersebut terus bertambah.
‘Hingga tanggal 4 Januari 2026, realisasi kenaikan penumpang mencapai 2,6 persen. Selama periode 15 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026, Bandara Sultan Thaha Jambi melayani kurang lebih 71 ribu penumpang dari berbagai rute penerbangan,” ungkapnya, Senin (5/1/2026).
Selain penumpang, lanjutnya, pergerakan pesawat selama masa Nataru juga mengalami peningkatan meskipun tidak signifikan. Hal ini menunjukkan aktivitas penerbangan tetap berjalan stabil dan terkendali selama periode libur panjang.
Ardon menjelaskan, secara nasional angkutan udara pada masa Nataru 2025–2026 mengalami pertumbuhan sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh tingginya minat masyarakat untuk bepergian menggunakan moda transportasi udara.
“Khusus di wilayah Sumatra, terdapat pembagian wilayah regional atau Regen. Pada Regen 3 Sumatra, hanya tiga bandara yang mencatatkan kenaikan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya”.
“Tiga bandara tersebut yakni Bandara Kualanamu dengan kenaikan sekitar 1,9 persen, Bandara Sultan Thaha Jambi sebesar 2,6 persen, serta Bandara Minangkabau yang mencatatkan kenaikan sekitar 4 persen,” tegasnya.
Sementara itu, sejumlah bandara lain di Sumatra justru mengalami penurunan jumlah penumpang. “Bahkan beberapa kota besar seperti Pekanbaru dan Padang tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode Nataru tahun lalu,” imbuh Ardon.
Manajemen Bandara Sultan Thaha Jambi menilai capaian ini menjadi sinyal positif bagi sektor transportasi udara di Jambi. Ke depan, pihak bandara akan terus meningkatkan pelayanan dan kesiapan operasional guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode libur panjang berikutnya.












