Gubernur Al Haris Ajak BKMT Perluas Peran Sosial dan Pemberdayaan Umat

JAMBI.PILARDAERAH.COM – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) tidak hanya sebatas pada kegiatan pengajian, tetapi harus memperluas kiprah dalam berbagai aspek sosial dan pembangunan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya pada acara Pelantikan Pengurus Wilayah BKMT Provinsi Jambi Periode 2024–2030 yang berlangsung di Ev Garden, Paal Merah, Kota Jambi, Sabtu (30/08/2025).

“BKMT tidak lagi hanya berbicara soal pengajian, tetapi harus banyak berkiprah dalam tugas-tugas sosial lainnya. Ke depan, BKMT dapat membantu pemerintah dalam bidang pendidikan, pengarusutamaan gender, dan berbagai persoalan sosial yang sangat penting perannya bagi masyarakat,” ujar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menekankan agar pengurus dan anggota BKMT berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah maupun program nasional. “Jangan hanya sekadar hadir dalam pengajian lalu pulang, tetapi mari kita memainkan peran lebih besar untuk mendukung Asta Cita Presiden serta pembangunan sosial di daerah,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Al Haris memberikan dukungan penuh agar BKMT memanfaatkan Islamic Center sebagai pusat kegiatan umat. “Kita memiliki Islamic Center dengan 39 ruangan, termasuk aula besar yang bisa menampung hingga 1.000 orang. Silahkan ibu-ibu gunakan fasilitas ini, jangan hanya untuk berkantor, tetapi aktifkan untuk kegiatan dakwah, pendidikan, sosial, dan pelatihan. Gedung ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ormas Islam tanpa harus menyewa tempat di luar,” jelasnya.

Menurut Gubernur Al Haris, Islamic Center harus menjadi lembaga pendidikan Islam nonformal yang hidup dan bermanfaat. Nantinya, di Islamic Center juga akan dikembangkan berbagai program, seperti Pojok Al-Qur’an Milenial, Pojok Al-Qur’an Lansia, Qur’an Center, serta pelatihan ekonomi Islam, sehingga dapat menjadi wadah pemberdayaan umat di berbagai bidang.

Gubernur Al Haris juga menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat dan ormas Islam, termasuk BKMT. “Pemerintah memiliki keterbatasan, sehingga sangat membutuhkan peran ibu-ibu BKMT untuk menjangkau segmen masyarakat yang kadang tidak bisa disentuh langsung oleh pemerintah. Karena itu, saya berharap BKMT dapat menjadi wadah besar yang menghimpun berbagai ormas Islam agar lebih hidup dan bermanfaat bagi umat,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Al Haris memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus BKMT yang baru dilantik. Ia berharap BKMT terus eksis, berkembang, dan berkolaborasi dengan pemerintah demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan bahagia.

“Insya Allah, jika kita berbuat kebaikan untuk umat, maka bukan hanya kebahagiaan dunia yang kita dapatkan, tetapi juga kebahagiaan di akhirat kelak,” pungkas Gubernur.

Sementara itu, Ketua Umum BKMT Pusat, Dr. Syifa Fauzia, M.Art, turut memberikan apresiasi atas sambutan Gubernur Jambi yang dinilainya sejalan dengan misi besar BKMT. Ia menegaskan bahwa BKMT bukan hanya forum dakwah, tetapi juga wadah penguatan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan solusi bagi berbagai permasalahan umat dan bangsa.

“Majelis taklim adalah pusat pembelajaran nonformal. Melalui BKMT, potensi tersebut terorganisasi dengan baik sehingga mampu menjadi kekuatan besar, aset umat, dan aset bangsa. Karena itu, BKMT harus hadir sebagai solusi, baik untuk permasalahan individu, keluarga, masyarakat, maupun bangsa. Perannya tidak hanya meningkatkan kualitas muslimah, tetapi juga muslimin, karena BKMT adalah rumah besar bagi seluruh umat,” tegasnya.

Sementara itu juga, Ketua Umum PW BKMT Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), menyampaikan bahwa kepengurusan BKMT periode 2025–2030 diisi oleh tokoh-tokoh yang sudah lama aktif, sesuai dengan masukan dari tim formatur. Ia berharap pengurus senior yang berpengalaman dapat membimbing pengurus muda yang penuh semangat.

“BKMT adalah organisasi besar, semangat para ibu-ibu adalah modal utama. Saya berharap seluruh jajaran pengurus, baik dewan penasihat, dewan pakar, maupun pengurus harian, dapat berperan aktif dalam memajukan organisasi ini demi kemaslahatan umat,” ujarnya.