JAMBI.PILARDAERAH COM — Unit Ekonomi Satuan Intelejen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polresta Jambi melakukan monitoring ketersediaan sembako terhadap distributor beras dan swalayan yang ada di Kota Jambi, Sabtu (24/2/2024).
Petugas tidak menemukan adanya pembelian dalam partai besar oleh perorangan atau kelompok tertentu sehingga ketersediaan stok beras di Kota Jambi masih aman dan tercukupi.
“Dari empat lokasi yang dipantau, stok beras di distributor dan swalayan di Kota Jambi masih aman dan cukup,” ungkap Kasat Intelkam Poresta Jambi, AKP Tri Cahyono.
Menurutnya, kegiatan monitoring ini dipimpin oleh Kanit Ekonomi Ipda Eko Saputra yang beranggotakan 2 personil.
“Dari hasil monitoring dan koordinasi di CV Kharisma Jaya (gudang beras merek Anggur) beralamat di Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paalmerah (depan SPBU Tanjung Lumut) ketersediaan beras sebelum Imlek sekitar 200 ton,” katanya.
Dia menambahkan, CV Mulia Abadi di Jalan Sultan Hasanuddin, RT 21, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paalmerah (depan Mandala Mart) ketersediaan beras sekitar 280 ton, seperti merek Belido, King, Raja, Naruto, dan merk Topi Koki (pengiriman Palembang).
Kemudian PT Abadi Sari Makmur di Jalan Lingkar Selatan, RT 13, No 45, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paalmerah.
“Ketersediaan sembako berupa beras sebanyak sekitar 200 ton, gula pasir sekitar 250 ton, minyak sekitar 180 karton dan stok tepung sebanyak 150 ton (pengiriman Palembang),” imbuhnya.
Sementara di Fresh Zone Supermarket di Jalan Kolonel Pol M Taher di Kecamatan Jambi Selatan ketersediaan stok beras sekitar 7 ton.
“Saat ini belum ada ditemukan laporan atau informasi terkait pembelian dalam partai besar oleh perorangan atau kelompok tertentu sehingga ketersediaan stok beras di Kota Jambi masih aman dan tercukupi,” pungkas Tri.







Komentar