JAKARTA.PILARDAERAH.COM – Gus Dur atau KH Abdurrahman Wahid merupakan ulama sekaligus Presiden keempat Indonesia yang terkenal dengan gaya humor uniknya. Tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga menyelipkan pesan mendalam.
Salah satu anekdot humor Gus Dur yang populer berkaitan dengan persepsi terhadap kiai atau gus sebagai tokoh yang tidak boleh berbuat salah. Kiai atau gus sering dianggap sebagai sosok yang harus menjadi teladan sempurna dan terbebas dari kesalahan.
Suatu kali, seorang wartawan berasumsi bahwa semua kiai atau gus adalah orang suci. Ia pun bertanya kepada Gus Dur mengenai kiai yang ternyata melakukan kesalahan.
“Wah, Gus, kenapa ada kiai yang berbuat salah? Bukankah kiai itu seharusnya orang suci?” tanya wartawan tersebut.
Dengan sikap santai dan humor khasnya, Gus Dur memberikan jawaban yang membuat orang tersenyum.
“Sebenarnya, yang boleh berbuat salah itu para kiai, sementara kamu nggak boleh,” jawab Gus Dur.
Wartawan tersebut heran dengan jawaban tersebut dan bertanya, “Kok bisa begitu, Gus?”
Gus Dur menjelaskan dengan senyum, “Ya, karena mereka tahu caranya bertaubat, sedangkan kalau kamu nggak tahu caranya.”
Ia kemudian membuat perbandingan dengan hukum, ” “Sama seperti pelanggaran hukum, harus diperlakukan oleh pakar-pakar hukum, karena mereka tahu caranya memanipulasi hukum, sedangkan kalau kamu, nanti bisa kena pasal,” timpal Gus Dur sambil tertawa.







Komentar