JAMBI.PILARDAERAH.COM — Dandim 0415/Jambi Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya akan menindak tegas setiap prajurit dan PNS TNI yang melakukan politik praktis pada perhelatan Pilkada Serentak 2024.
“Prajurit dan PNS TNI yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku di Angkatan Darat,” tegasnya.
Menurutnya, mereka harus tetap netral pada Pilkada Serentak 2024, tidak memihak dan tidak mendukung pada partai politik manapun beserta pasangan calon yang diusung.
“Bagi keluarga TNI AD yang keluarganya mempunyai hak pilih sebagai warga negara dilarang memberikan arahan dalam menentukan hak pilihnya,” tukasnya.
Baiknya, kata Dandim, berikan kesempatan kepada keluarga masing-masing untuk memilih yang terbaik dan jangan ada arahan dan sebagainya.
“Saya yakin kalian seluruhnya sudah faham, tidak memberikan tanggapan atau komentar dan meng-upload apapun terhadap kegiatan pasangan calon dan parpol maupun hasil quick count sementara Pilkada Serentak 2024,’ tuturnya.
Seperti yang diketahui bersama, sebutnya, penekanan dari komando atas sering didengarkan.
“Kita harus bijak bermedia sosial. Kalau dulu mulutmu harimau, sekarang jarimu harimaumu. Jangan gampang untuk bisa mengeshare sesuatu yang kita belum tahu kebenarannya,” ungkap Yoga.
Dia menambahkan, terlebih dalam pilkada serentak saat ini jangan memberikan sesuatu narasi yang mungkin membahas hasil ataupun calon pegangan calon pilkada yang ada di tempat tinggal masing-masing.
Dirinya mengajak semua prajurit dan PNS TNI agar agar mempedomaninya dengan baik.
“Saya tekankan lagi, tidak ada prajurit yang berpolitik praktis sesuai dengan penekanan komando atas,” tandas Dandim.
Dirinya berharap, pelaksanaan dan pengamanan Pilkada Serentak 20224 berjalan dengan baik.
“Fokus dan konsen kita untuk pelaksanaan, tidak mengurusi yang lain bagaimana calon dan hasilnya, seperti apa, tidak usah berkomentar dan berikan argumen dan sebagainya,” tutur Dandim.







Komentar